Jurnal ini membahas tentang dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data cuaca dan produksi pertanian dari beberapa wilayah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim telah memberikan dampak negatif terhadap produksi pertanian di Indonesia.
Perubahan iklim seperti peningkatan suhu udara, pola curah hujan yang tidak stabil, dan seringnya terjadi bencana alam seperti banjir dan kekeringan, telah menyebabkan berkurangnya produksi pertanian di Indonesia. Para petani di berbagai wilayah di Indonesia mulai merasakan dampak dari perubahan iklim ini, baik dalam hal menurunnya hasil panen maupun kerugian finansial yang dialami.
Salah satu contoh dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian di Indonesia adalah terjadinya krisis pangan di beberapa daerah akibat gagal panen. Petani di daerah-daerah tertentu mengalami kesulitan dalam mempertahankan produksi pertanian mereka karena kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering terjadi bencana alam.
Untuk mengatasi dampak negatif perubahan iklim terhadap sektor pertanian, diperlukan langkah-langkah adaptasi yang tepat. Pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait perlu bekerja sama dalam mengembangkan kebijakan dan program perlindungan pertanian dari dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kapasitas petani dalam menghadapi tantangan ini.
Referensi:
1. Hadi, S. (2018). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Sektor Pertanian di Indonesia: Studi Kasus di Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Pertanian, 10(2), 87-98.
2. Susanto, B. (2019). Analisis Cuaca dan Produksi Pertanian di Indonesia. Jurnal Agrometeorologi, 15(1), 23-35.
3. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Laporan Tahunan Sektor Pertanian Indonesia: Dampak Perubahan Iklim dan Upaya Adaptasi. Jakarta: Kementerian Pertanian.