Jurnal ini membahas tentang pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat untuk mengelola sumber daya alam di Indonesia. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam, namun pengelolaannya masih terus menjadi perhatian karena adanya berbagai tantangan seperti deforestasi, degradasi lahan, dan konflik penggunaan lahan.
Penelitian ini dilakukan dengan mengintegrasikan data geografis dan data sumber daya alam ke dalam sistem informasi yang interaktif. Dengan menggunakan SIG, informasi mengenai distribusi sumber daya alam seperti hutan, tambang, dan lahan pertanian dapat dipetakan secara visual dan terintegrasi. Hal ini memungkinkan para pemangku kepentingan untuk lebih mudah memantau dan mengelola sumber daya alam dengan lebih efisien.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIG dapat membantu dalam pengelolaan sumber daya alam secara efisien. Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi, pengambil keputusan dapat dengan cepat merespons perubahan kondisi sumber daya alam dan melakukan langkah-langkah yang tepat untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam.
Referensi:
1. Anwar, K., & Prayitno, H. (2017). Pengertian Sistem Informasi Geografis (SIG). Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Geografis, 3(2), 123-130.
2. Kusrini, E., & Suryono, A. (2019). Pengantar Sistem Informasi Geografis. Penerbit Andi.
3. Ministry of Environment and Forestry. (2018). National Forestry Inventory Report. Jakarta, Indonesia.